Friday , January 22 2021
Home / BEAUTY & FASHION / Ini ‘Guardian Angel’ Dalam Perspektif Busana Nina Nugroho

Ini ‘Guardian Angel’ Dalam Perspektif Busana Nina Nugroho

GoHappyLive.com, JAKARTA–‘Guardian Angel’’, yang berarti malaikat penjaga menjadi tema yang diangkat desainer Nina Septiana  pada event  Virtual Fashion Show yang digelar Indonesia Modest Fashion Week 2020 lalu. Koleksi yang ditampilkan adalah desain busana kerja yang dibuat dalam versi high end. Disajikan dengan aksesoris nan mewah yang disukai wanita.

 

 

Nina mengaplikasi Guardian Angle diatas  bahan songket Lepus Palembang yang merupakan songket pertama dari Palembang dan semula hanya diperuntukan bagi lingkungan bangsawan.

Namun pada perkembangannya  bahan songket telah banyak mengalami adaptasi dengan warna yang lebih modern. Harapannya, dengan menggunakan kain daerah dengan desain modern, sehingga dapat digunakan tidak semata untuk acara pernikahan yang formal, melainkan bisa digunakan menjadi busana kerja yang modern, klasik dan elegan.

Karena dibuat langsung oleh pengrajin, sehingga tidak ada motif dan warna yang sama dari 6 (enam) look yang ditampilkan. Namun semua dalam satu benang merah yakni menggunakan benang tembaga.

Adapun  warna yang dipilih adalah warna-warna turunan trend warna 2021 yang merupakan ciri khas dari brand Nina Nugroho yaitu silver, navy, dusty pink, coklat dan gold. Harapannya, meski menggunakan kain daerah tetapi dengan desain modern, dapat digunakan tidak semata untuk acara pernikahan yang formal, melainkan bisa digunakan menjadi busana kerja yang modern, klasik dan elegan.

“Melalui Guardian Angel,  saya coba mengangkat kekuatan perempuan atau peran perempuan yang sangat penting di masa pandemi seperti sekarang ini. Perempuan merupakan tulang punggung keluarga, menjadi garda terdepan untuk menjaga kesehatan keluarganya. Guardian Angel ini merupakan personifikasi dari perempuan kuat yang menjaga keluarganya,’’ ungkap Nina Septiana.

Busana terdiri dari long, medium dan midi outer dengan shirt yang dipadukan dengan pipe pants maupun skirt. Menggunakan aksesoris utama taburan Swarovski di seluruh busana dan kancing, dengan tambahan modifikasi dari pin dan bros yang disematkan di dada dan topi yang digunakan.

Garis desain yang digunakan kali ini  adalah vintage dengan sentuhan gaya Victoria yang klasik dengan masa Renaissance. Dengan mengambil tema dari masa Renaissance, konsep busana Victorian ini diperkuat dengan aksesoris berupa topi vedora dan flat cap, yang selama ini dikenal sebagai topi pelukis untuk memperkuat kesan klasik.

Nina memberi alasan mengacu pada gaya masa Renaissance sebab pada masa itulah awal kelahiran peradaban modern, termasuk fashion. Berbicara mengenai Renaissance maka tak bisa lepas dari kota Firenze, dimana Renaissance lahir sejak abad 14 – 16. Firenze dikenal sebagai pusat budaya, ekonomi dan keuangan penting di Italia dan Eropa. Firenze dianggap sebagai kota pelopor kebangkitan seni dan budaya juga karya sastra

Mengambil insight dari kota Firenze yang berperan sebagai ‘ibu’ di masa Renaissance, brand Nina Nugroho mengambil analogi tersebut untuk desain terbarunya, Guardian Angel, yaitu ibu untuk membentuk etika, budi pekerti, sopan santun dan tata krama sebagai awal pendidikan  untuk sebuah peradaban yang lebih baik.

Terhitung selama bulan  Desember lalu Guardian Angel  telah menjelajah berbagai panggung fashion. Keenam koleksi Guardian Angel hadir dalam virtual fashion show yang digelar oleh Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD) dalam gelaran Indonesia Modest Fashion Week pada 17 – 20 Desember lalu.

Koleksi Nina Nugroho sendiri  tampil di hari ketiga, Sabtu, 19 Desember melalui platform Shopee. Gelaran IMF Week 2020 menghadirkan tidak kurang dari 60 desainer modest fashion Indonesia, selain juga menggelar bazaar dan live Shopee selama acara berlangsung.

Tak hanya hadir dalam IMF Week 2020, Guardian Angel juga melenggang di panggung perayaan ulangtahun ke 5 KDEI (Komunitas Desainer Etnik Indonesia) pimpinan Buyung Rais yang telah berubah nama menjadi IEDC (Indonesia Ethnic Designer Community). Virtual fashion show yang digelar melalui platform zoom tersebut juga menghadirkan koleksi Guardian Angel sebagai ikon seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti oleh 20 desainer etnik papan atas tanah air.

Kegiatan terakhir di penghujung tahun 2020 dari koleksi Guardian Angel adalah tampil di I-Fashion Festival & The Masterpiece 2020 pada 23 Desember lalu di platform RCTIPlus.

Acara yang digelar oleh HighEnd magazine dan MNC Channel ini menghadirkan 7 desainer kreatif yakni Nina Nugroho, Barli Asmara, Nila Baharudian, Vina Mutia, Byo,  Vivi Valencia dan Lyvete. Dalam acara bertajuk Tribute to 2020 itu Nina Nugroho menjadi desainer modest fashion satu-satunya yang membawakan koleksinya di atas panggung megah dan bergengsi tersebut.

About Dewi Syafrianis

Dewi Syafrianis

Check Also

ISEF 2020 Tampilkan 720 Look Modest Fashion dari 164 Desainer Indonesia

GoHappyLive.com, JAKARTA  –Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 untuk pertama kalinya digelar dalam konsep virtual …

Koleksi ‘Women In Power’ Karya Nina Nugroho Meriahkan ISEF 2020

GoHappyLive.com, JAKARTA– Desainer Nina Septiana  ikut  memeriahkan Virtual Fashion Show yang digelar Indonesia Sharia Economic Festival …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *