Tuesday , April 6 2021
Home / TRAVEL & CULINERY / Kampanye Kemenparekraf #DiIndonesiaAja Mendapat Apresiasi Artis Ternama Indonesia

Kampanye Kemenparekraf #DiIndonesiaAja Mendapat Apresiasi Artis Ternama Indonesia

GoHappyLive.com, JAKARTA–Kemenparekraf terus  berupaya menggerakkan wisatawan domestik untuk kembali menggairahkan sektor pariwisata melalui kampanye #DiIndonesiaAja. Kampanye ini disambut oleh masyarakat yang sudah rindu untuk melakukan perjalanan. Terlihat dalam beberapa minggu terakhir, jagat media sosial Indonesia ramai dengan unggahan foto dan video netizen yang menyuarakan kerinduan berwisata di tanah air melalui hestek #RinduWisataLagi dan #DiIndonesiaAja.

 

 

Kampanye #DiIndonesiaAja sejatinya   sudah dilakukan  sejak bulan Juli untuk mengatasi imbas wabah corona yang terjadi sejak awal tahun lalu. #DiIndonesiaAja dan #RinduWisataLagi adalah gerakan solidaritas yang diinisiasi oleh Kemenparekraf. untuk menjaga semangat dan harapan di kala pandemi untuk semua yg berjuang di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya mengatakan  sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang paling terdampak di masa pandemi. Oleh sebab itu Kemenparekraf berupaya mengajak para pelaku industri ini untuk tetap optimis.

Ajakan Kemenparekraf ini disambut baik oleh sejumlah artis ternama Indonesia, sebut saja pasangan selebritas Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Ari Lasso, dan Gading Marten.

Mereka mengapresiasi gerakan ini dengan unggahan foto-foto liburan mereka di tanah air sebelum pandemi dan saat mereka menerapkan protokol kesehatan ketika berlibur.

Masyarakat pun menyambut baik ajakan tersebut dengan ikut mengunggah foto dan video saat mereka berwisata di tanah air sebelum pandemi disertai ucapan kerinduan mereka untuk berwisata kembali di tanah air.

Melihat antusiasme masyarakat, Kemenparekraf berinisiatif untuk menguatkan pesan dari gerakan ini dengan membuat sebuah video yang menggaungkan pesan solidaritas ini termasuk dengan memasukkan beberapa foto dan video pilihan yang sudah diunggah oleh netizen.

Bahkan, , pencipta lagu dan penyanyi Sandhy Sandoro bersedia membuat lagu khusus untuk video gerakan tersebut. Sandhy dikabarkan menciptakan lagu tersebut saat tengah berada di Berlin dan melakukan mixing di Rusia.

“Kami mengapresiasi sambutan yang baik dari masyarakat atas gerakan ini. Kita semua ingin tetap optimis di masa pandemi ini,” ungkap Nia Niscaya.

“Kita semua sudah rindu berwisata lagi tapi untuk masyarakat yang sudah ingin berwisata kami menghimbau untuk jangan pernah meninggalkan protokol kesehatan dan mempraktekkan 3M, begitu pun dengan para pelaku usaha wisata,” papar Nia, lagi.

Ditambahkan Nia, kampanye #DiIndonesiaAja mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE). Protokol CHSE mengacu pada protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan diturunkan ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pedoman kesehatan itu tersedia dalam bentuk buku panduan digital dan konten kreatif hasil kerja sama hotel, rumah makan, dan sektor ekonomi kreatif lainnya, seperti bisa dilihat pada laman indonesia.travel/indonesiacare.

“Video solidaritas bagi para pelaku industri pariwisata tanah air dengan kompilasi foto/video dari netizen dapat dilhat di akun Instagram @pesonaid_travel dan YouTube Pesona Indonesia,” pungkas Nia.

About Dewi Syafrianis

Dewi Syafrianis

Check Also

Sandiaga Uno: Pasar Wisatawan Nusantara Tinggi, Pelaku Industri Tawarkan Paket Bersekolah dan Bekerja Dari Destinasi

GoHappyLive.com, BALI — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin …

Kemenparekraf Dukung Kegiatan ‘BolaBali’ Untuk Memulihkan Desa Wisata Kutuh Yang Terdampak Covid 19

Menparekraf Siapkan Langkah Strategis untuk Pemulihan Desa Wisata   GoHappyLive.com, JAKARTA–Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *