Wednesday , September 22 2021
Home / ENTERTAINMENT / 25 Orang “Berebut Pengaruh“ Demi Rumah Senilai 2 Milyar di Penghuni Rumah Terakhir GTV

25 Orang “Berebut Pengaruh“ Demi Rumah Senilai 2 Milyar di Penghuni Rumah Terakhir GTV

GoHappyLive.com, JAKARTA- Program tayangan reality show kembali disukai masyarakat. Stasiun Global TV (GTV) tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Sejumlah tayangan, sebut saja Bedah Rumah, Uang Kaget dan Rombak Warung adalah bukti keseriusan GTV merebut rating di hati pemirsa. Yang terbaru, GTV meramu ulang program reality show bertajuk Penghuni Rumah Terakhir bersama Shopee.

 

Masih ingat tayangan Penghuni Terakhir (judul awal saat lisensi penayangannya dipegang oleh stasiun teve ANTV-red) yang beberapa tahun silam berhasil menyedot perhatian pemirsa di rumah? Ya dengan reality drama kala itu ‘perang karakter’ sesama peserta di tiap episodenya, membuat penonton tidak mau mengganti channel teve mereka hingga acara yang mengganjar pemenangnya dengan hadiah rumah seharga Rp. 1 Milyar, selesai ditayangkan.

Kali ini GTV memprakarsai reality drama yang tak bakal kalah menarik guna mengajak penonton larut dalam kehidupan keseharian sekitar 25 orang peserta yang akan menghuni satu rumah yang sama.

Selama 70 hari mereka akan berinteraksi satu sama lain dengan tujuan sama, yaitu berlomba mendapatkan hadiah berupa rumah mewah senilai Rp. 2 Milyar.

“Kami terus mencari program yang kuat dramanya. Penghuni Rumah Terakhir ini dramanya kuat.Jadi kita bisa kembangkan dalam reality dalam bentuk lain,” ungkap Hary Martono, Director Programming GTV dalam jumpa pers yang digelar di MNC Studios, awal pekan ini.

Gagasan tersebut disambut baik oleh Shopee sebuah aplikasi belanja online yang saat ini merupakan online marketplace terbesar di Indonesia.

Beragam karakter yang akan menjadi Penghuni Rumah Terakhir Bersama Shopee direkrut melalui audisi di 5 kota besar di Indonesia sejak bulan September hingga awal bulan Oktober lalu.

Ribuan peserta dari kota audisi Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta telah melewati mekanisme audisi psikologi dalam beberapa tahap baik secara individual, simulasi individu di dalam kelompok, dan wawancara. Hal ini menjadi sangat penting dalam menentukan keragaman karakter secara psikologis, etnis dan latar belakang personal yang akan membuat tayangan Penghuni Rumah Terakhir Bersama Shopee menjadi sangat dinamis.

GTV akan menayangkan Penghuni Rumah Terakhir Bersama Shopee mulai tanggal 31 Oktober 2018. Acara dibagi menjadi Episode Showing yang tayang setiap Rabu dan Episode Serambi yang ditayangkan setiap hari.

Ke-25 orang peserta terpilih calon Penghuni Rumah Terakhir Bersama Shopee akan mulai berkompetisi dengan diawasi 21 kamera yang merekam seluruh gerak –geriknya selama 24 jam.
Berbagai situasi dihadirkan untuk menyeleksi para penghuni melalui beragam bentuk games yang berbeda setiap harinya dan juga kehadiran artis ke rumah para penghuni sebagai karakter tamu yang akan menimbulkan cerita berbeda pada tiap episodenya.

“Para penghuni akan diberikan peran yang berbeda pada setiap minggu. Peran atau jabatan tertinggi disebut komandan akan diberikan pada penghuni yang mendapat polling tertinggi dan peran Si Mas atau Si Mbak diberikan pada penghuni yang mendapat polling terendah pada minggu itu. Selama menjadi si Mas dan Si Mbak ini tugasnya adalah melayani para penghuni lain. Sementara itu jabatan Key Master Kebal punya hak istimewa. Bagi yang mendapatkan hak istimewa ini maka dia berhasil menyelamatkan diri dari eliminasi di minggu tersebut,” tambah Amin Nugroho, Eksekutif Produser GTV.

About Dewi Syafrianis

Dewi Syafrianis

Check Also

Jefri Nichol Kenakan Jas Semi Coat Rancangan Stevano Brill 'Ini Jas Terbaik Aku, Sumpah Aku Suka! '

GoHappyLive.com, JAKARTA–Jas  dan pria , dua hal yang tak dapat dipisahkan. Kendati tidak setiap saat …

Jadi Juri di Bintang Pantura 6, Happy Asmara Janji Bakal Total Membagi Pengalaman Suksesnya Kepada Peserta

GoHappyLive.com,JAKARTA-–Penyanyi dangdut Happy Asmara yang kerap dijuluki sebagai Queen of Ambyar Indonesia  baru saja didaulat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *