Monday , September 20 2021
Home / HEALTH & PARENTING / 9 Kebiasaan untuk Mencegah Infeksi Tenggorokan Saat Puasa

9 Kebiasaan untuk Mencegah Infeksi Tenggorokan Saat Puasa

GoHappyLive.com, Jakarta Saat puasa, tubuh mendapat berbagai keuntungan seperti kesempatan berisitirahat bagi alat pencernaan dan memperbaiki proses regenerasi saluran cerna. Namun, puasa juga memberikan risiko dehidrasi yang menyebabkan kering dan turunnya daya tahan tubuh hingga mudah terkena risiko infeksi kuman pada rongga mulut,seperti sakit tenggorok dan sariawan. Karena itu, kesehatan tenggorok ketika berpuasa perlu dijaga agar ibadah puasa bisa berjalan maksimal.

Ketua Department Ilmu Gizi RSCM FKUI, dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK di Jakarta, Senin (21/5) menjelaskan, untuk mencegah infeksi tenggorok saat puasa, sangat penting memperhatikan dan menerapkan hal-hal ini. Yuk disimak!

1.Pilih makanan dan minuman yang sesuai  suhu tubuh manusia

“Pada saat berpuasa, tubuh kita tidak diisi dengan nutrisi selama hampir 14 jam. Ketika berbuka atau sahur, tubuh membutuhkan penyesuaian kembali dengan apa yang masuk ke dalam tubuh, begitu juga dengan tenggorok. Untuk mencegah infeksi pada tenggorok, pilihlah makanan dan minuman yang sesuai dengan suhu tubuh normal manusia yaitu 37°C.Makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin bisa memicu reaksi stress pada mukosa tenggorok sehingga kuman Iebih mudah masuk.

  1. Hindari makanan berminyak

Misalnya gorengan karena dapat menyebabkan iritasi pada tenggorok.

3.Konsumsi makanan yang sehat dan seimbang

Untuk menjaga daya tahan tubuh ketika puasa, konsumsi makanan sehat dan seimbang.

  1. Konsumsi makanan lengkap saat sahur

Pada saat puasa, waktu makan terbagi menjadi tiga, yaitu ketika sahur, berbuka, dan setelah tarawih.  Pada saat sahur, utamakan mengkonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein. sayur, dan buah serta air putih 2-3 gelas.

5.Hindari minuman yang manis saat sahur

Minuman manis dapat  mempercepat  rasa  lapar  muncul.

6.Saat berbuka, awali dengan makanan/ minuman yang manis .

Untuk mengganti kadar glukosa darah yang sudah turun selama berpuasa seperti teh manis. kurma, dan kolak. Lanjutkan dengan makan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah serta minum 3-4 gelas air putih.

  1. Makan makanan kecil serta  air  putih  1-2  gelas.

8.Rutin lah melakukan gargle/kumur saat sahur dan sebelum tidur.

Pada saat risiko infeksi tenggorok meningkat ketika berpuasa, masyarakat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tenggorok dengan gargle/kumur menggunakan cairan kumur antiseptik. “Gargle merupakan cara berkumur yang benar yakni dari rongga mulut hingga pangkal tenggorok. Berdasarkan hasil penelitian, cairan kumur antiseptik yang mengandung Povidone-lodine  terbukti dapat  mengurangi  jumlah bakteri  dan  virus  pada  rongga  mulut sebanyak 99.9% dengan efektivitas tinggi dan waktu singkat. Berkumur dengan cairan penyegar mulut yang tidak tepat akan membuat rongga mulut kita terasa kering, sehingga memudahkan bakteri berkembang,” jelas dr.Fiastuti.

9.Gargle membunuh virus dan bakteri Educator & Trainer Mundipharma Indonesia, dr. Mery Sulastri mengatakan, Povidone-Iodine  1%  merupakan zat  antimikroba  yang  memiliki  manfaat  untuk menjaga  kebersihan  daerah  mulut  dan  tidak  menimbulkan  resistensi  dan sudah terbukti secara klinis dapat membunuh kuman seperti bakteri, jamur ataupun virus di area mulut dan tenggorok secara efektif. “Povidone Iodine 1% telah juga aman digunakan pada rongga mulut dan juga daerah tenggorok karena memiliki spektrum yang luas, dapat membantu mempercepat penyembuhan luka infeksi di rongga mulut, dan membantu menghentikan pendarahan,”papar dr.Mery yang menganjurkan gargle dua kali sehari, yaitu setelah makan sahur dan sebelum tidur malam.

About Alamanda Cathartica

Alamanda Cathartica

Check Also

Tugas BNPB Pastikan Koordinasi Pusat dan Daerah Dalam Penanganan Covid-19 Berjalan Baik

JAKARTA,GoHappyLive.com – Salah satu tugas pokok Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Satgas Penanganan Covid-19, tadalah …

Sentra Vaksinasi Anak dan Remaja Semakin Mudah Dijangkau

GoHappyLive.com, JAKARTA- Kasus terkonfirmasi Covid-19 pada usia anak-anak rentang usia 12-17 tahun, sempat memprihatinkan karena …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *