Sunday , December 15 2019
Home / LIFESTYLE & SOCIAL / International Flower Competition 2020 Mencari Sekolah Dasar Yang Mau Melestarikan Lingkungan

International Flower Competition 2020 Mencari Sekolah Dasar Yang Mau Melestarikan Lingkungan

GoHappyLive.com, JAKARTA- International Flower Competition 2020 kembali digelar.  Kali Ini kompetisi dapat diikuti sekolah dasar (SD) sebagai pesertanya. Bagi sekolah yang menang akan memboyong hadiah uang sebesar Rp.  1 Milyar. Woow…

 

 

Kesulitan mendidik masyarakat belakangan ini menjadi alasan  Yayasan Kompetisi Bunga Internasional dan Eksistensi Lebah mencoba mendekati SD dan siswa-siswinya  turut berpartisipasi  dalam melestarikan lingkungan sejak dini.

“Penambahan kategori untuk anak SD ini komitmen luar biasa buat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan terutama bunga. Agar lingkungan cantik dan astri,” kata Ade C. Nursafitri, Pendiri Yayasan International Flower Competition.

Sementara itu David F Audy CEO MNC Group  sekaligus  penyelenggara ajang pencarian ‘Pahlawan pelestari alam’ ini   berharap melalui kompetisi Bunga Internasional 2020 membawa  dampak positif bagi lingkungan.

“Selain menciptakan keindahan juga melestarikan alam. Ini nantinya punya manfaat luar biasa, buat lingkungan dan keindahan. Bikin orang bahagia,” urai David.

Perwakilan SD dari seluruh Indonesia sudah bisa mendaftar Kompetisi Bunga Internasional 2020 via online, untuk kemudian dinilai juri. Para juri akan menilai taman bunga yang dipelihara dan dikelola anak SD hingga batas kompetisi nantinya. Taman yang dinilai adalah taman hidup yang ditanam, dipelihara, dan ditata oleh peserta.

Sama seperti tahun lalu, proses penilaian akan berlangsung selama setahun ke depan. Dimana pemenangnya akan diganjar hadiah  sebesar Rp. 1 Milyar.

Menurut Zsa Zsa Yusharyahya, salah satu tim juri, proses audisi dilakukan melalui submit, dimana tim juri baru akan turun  ke sekolah  saat memasuki semi finalis.

“Kita akan mengunjungi sekolah-sekolah saat  semi-final. Mereka akan akan dinilai langsung,  dilihat dan dipastikan itu taman bunga hidup, bukan hasil dekorasi,” kata Zsa Zsa.

Selain itu penilaian juga berfokus pada pemilihan jenis bunga, biaya pemeliharaan, misalnya dengan biaya sederhana jadi bagus sehingga memberi imbas positif terhadap lingkungan sekitar.

Kompetisi bunga ini baru berlangsung untuk kedua kalinya. Sejak  kompetisi pertama   resmi dibuka pada tanggal 24 Juni 2018 silam. Setahun kemudian atau tepatnya pada  tanggal 29 Juni 2019 diumumkan para pemenang kompetisi.

Dalam gala final sang pemenang  berhasil mendapatkan hadiah utama sebesar Rp. 1 Milyar lantaran telah membuat para juri dengan keberhasilannya   membuat sebuah taman yang sangat indah dan penuh bunga disertai 15 sarang lebah madu didalamnya.

“Terhitung sejak tanggal 14 November 2019, perwakilan sekolah-sekolah dasar sudah dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi ini,” pungkas Ade C . Nursafitri.

 

About Dewi Syafrianis

Dewi Syafrianis

Check Also

Giwo Rubianto Minta Media Kawal Kebijakannya di Kowani

GoHappyLive.com, JAKARTA–Ketua Umum Kowani (Kongres Wanita Indonesia), yang baru terpilih kembali untuk periode 2019 – …

Dukung Dunia Pendidikan di Era Digital, First Media Dan Benihbaik.com Salurkan Bantuan Internet

GoHappyLive.com, JAKARTA– PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media berkolaborasi dengan BenihBaik.com memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *